Google

Tuesday, November 20, 2007

Mendagri: Jangan Intervensi KPU

Liputan6.com, Jakarta: Penetapan pemenang pemilihan langsung gubernur Maluku Utara terus dipersoalkan. Protes terutama datang dari pihak Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah (Panwasda) dan pasangan Abdul Gafur-Rahim Fabanyo yang kini dikalahkan. Menteri Dalam Negeri Mardiyanto pun angkat bicara.

Di Jakarta, Senin (19/11), Mendagri mengatakan segala silang sengkarut antara kedua kubu yang berseteru akan ditangani sepenuhnya Komisi Pemilihan Umum dan KPU Provinsi Maluku Utara. Ia sekaligus mengimbau agar siapa pun tak mengintervensi KPU.

Sengketa pilkada di Maluku Utara, siang tadi telah diambil alih KPU pusat dengan menggelar rapat pleno untuk menentukan sah tidaknya pemilihan gubernur tersebut. Peta Pilkada Maluku Utara yang sebelumnya dimenangkan Abdul Gafur-Rahim Fabanyo yang didukung Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional, kemarin malam berubah. Pasangan Thaib Armaiyn-Abdul Gani Kasuba yang didukung Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera akhirnya dinyatakan keluar sebagai pemenang [baca: Kubu Abdul Gafur Tak Mengakui Pleno].(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)

No comments:


Free shoutbox @ ShoutMix
 
Google