Liputan6.com, Ternate: Situasi Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (20/11) malam, relatif aman. Kendati demikian, aktivitas warga tidak sesibuk biasanya. Begitu juga dengan penjagaan aparat, tak seketat kemarin. Di Jalan Pattimura, misalnya, yang selalu dijaga polisi kini tak terlihat lagi. Di pusat kota, sejumlah toko mulai ramai.
Padahal tadi siang, Kota Ternate masih tegang setelah aparat kepolisian menetapkan status siaga satu. Karena itu, sebagian besar warga memilih tetap tinggal di rumah lantaran takut terjadinya konflik antarpendukung calon gubernur yang bersaing ketat, yakni kubu Thaib Armaiyn serta Abdul Gafur [baca: Ternate Siaga Satu].
Di Jakarta, Komisi Pemilihan Umum Pusat menunda penghitungan ulang suara Pemilihan Kepala Daerah Maluku Utara setelah menemukan adanya kejanggalan. Yakni, adanya dua berita acara pemilihan (BAP) penghitungan suara yang sama-sama asli, namun berbeda jumlah suara. Ini terjadi di Kecamatan Jailolo, Ibu Selatan, dan Sahu Timur. Selanjutnya, KPU akan memeriksa seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan dari tiga kecamatan yang bermasalah itu.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)
Tuesday, November 20, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment