Google

Monday, November 19, 2007

Saling "Tebar Pesona"

PolitikIndonesia.com: Juru Bicara Kepresidenan, Andi Mallarangeng, menilai safari keliling Pulau Jawa yang dilakukan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai sebuah sikap "tebar pesona." Sebelumnya Megawati pernah mengatakan bahwa Presiden Yudhoyono tidak banyak melakukan kerja dan hanya "tebar pesona" dengan melakukan kunjungan ke berbagai daerah.

"Makanya, saya katakan siapa yang tebar pesona," kata Andi di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (19/11), sebelum mengikuti perjalanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Singapura. Pernyataan ini dikemukaan Andi ketika ditanya wartawan tentang komentarnya mengenai safari keliling Jawa yang dilakukan mantan Presiden Megawati sejak Sabtu (17/11) kemarin.

Mengenai kegiatannya itu, Megawati mengungkapkan perjalanannya keliling Jawa adalah untuk menemui konstituen partai yang dipimpinnya di pulau dengan populasi penduduk terbesar di Indonesia, dan bukan untuk mencuri "start" kampanye Pemilu 2009.

"Saya tinggal di ibukota dan banyak yang mengatakan kehidupan rakyat bertambah baik. Tapi saya tidak bisa mendengarkan mereka yang ada di DPR saja, tapi harus langsung kepada rakyat, seperti petani, nelayan, pedagang kecil dan lainnya," ujar Megawati saat menemui ribuan massa pendukungnya di Desa Kotasari, Pusakanegara, Subang, Jabar, Minggu lalu (18/11).

Dalam kesempatan itu, Megawati yang didampingi Ketua Dewan Pembina PDIP, Taufiq Kiemas, juga menolak dikatakan kalah dalam Pemilu 2004 yang menempatkan Susilo Bambang Yudhoyono pada tampuk pimpinan tertinggi di negara ini. "Saya tidak kalah. Saya hanya kekurangan suara saja," katanya, disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Safari keliling itu sendiri bertajuk "Silaturahmi Mbak Mega Bersama Rakyat" dan akan berjalan nonstop hingga Kamis (22/11) di berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain Taufiq Kiemas, Megawati juga ditemani oleh Guruh Soekarnoputra, Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo dan Sekjen Pramono Anung.

Jangan Asal Bunyi

Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo kontan meradang mengetahui pernyataan jubir Presiden Andi Mallarangeng yang mengomentarai safari keliling Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Tjohjo mengingatkan Andi agar jangan asal bunyi atau asbun dalam melihat kunjungan Megawati ke beberapa daerah di Pulau Jawa

"Jubir presiden jangan asbun, asal bunyi saja. Harusnya terima kasih ada pemimpin partai yang mau turun ke lapangan mendengarkan keluhan langsung masyarakat atas kebijakan pemerintah yang kurang dirasakan manfaatnya oleh rakyat," ujar Tjahjo di sela perjalanan rombongan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Tegal, Jawa Tengah, Senin (19/11).

Karena itu, Tjahjo selaku politisi kawakan meminta Andi mengerem sifatnya itu agar tidak menjadi kebiasaan. Apalagi yang dilakukan Megawati, menurut Tjahjo tidak semata-mata safari. Mega sebagai ketum partai mendengarkan keluhan rakyat tentang berbagai kebijakan pemerintah yang tidak menyentuh permasalahan. "Apa yang dihadapi oleh para petani, nelayan, pengrajin rotan, petani bawang dan lain-lain. Keluhan-keluhan itu yang akan disampaikan FPDIP kepada pemerintah," ungkap Tjhajo kepada wartawan.

No comments:


Free shoutbox @ ShoutMix
 
Google